Prancis menahan salah satu tersangka pembunuh Jamal Khashoggi, sumber mengatakan
World

Prancis menahan salah satu tersangka pembunuh Jamal Khashoggi, sumber mengatakan

PEMBARUAN: Pejabat Prancis mengatakan pada hari Rabu, 8 Desember, bahwa pria yang ditahan sehubungan dengan pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi telah ditangkap karena kesalahan. Media Prancis melaporkan bahwa pria yang ditahan di Prancis memiliki nama yang sama dengan seseorang yang dituduh melakukan pembunuhan.


Polisi Prancis pada Selasa menangkap seorang tersangka anggota regu pembunuh yang membunuh jurnalis Saudi Jamal Khashoggi ketika pria itu hendak naik pesawat dari Paris ke Riyadh, kata sumber penegak hukum Prancis.

Seorang sumber polisi menyebut pria itu sebagai Khaled Aedh Al-Otaibi, mantan Pengawal Kerajaan Arab Saudi. Sebuah sumber peradilan mengkonfirmasi penangkapan itu dan mengatakan pihak berwenang sedang dalam proses memverifikasi identitasnya.

Tetapi seorang pejabat Saudi mengatakan itu adalah kasus kesalahan identitas, menambahkan bahwa mereka yang dihukum karena kejahatan itu saat ini menjalani hukuman mereka di Arab Saudi.

Tahun lalu, pengadilan Saudi memenjarakan delapan orang antara tujuh dan 20 tahun atas pembunuhan itu, tetapi tidak ada satu pun terdakwa yang disebutkan namanya. Persidangan dikritik oleh pengamat internasional dan aktivis hak asasi manusia, yang mengatakan dalang pembunuhan itu tetap bebas.

Penangkapan terbaru terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengadakan pembicaraan tatap muka di Arab Saudi dengan penguasa de facto Putra Mahkota Mohammed bin Salman, menjadi pemimpin besar Barat pertama yang mengunjungi kerajaan itu sejak pembunuhan Khashoggi.

Seorang manajer umum Alarab TV, Khashoggi, saat konferensi pers di ibukota Bahrain, Manama, pada 15 Desember 2014. (Mohammed Al-Shaikh/AFP/Getty Images)

Khashoggi, seorang kritikus Pangeran Mohammed, terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Para pejabat Turki percaya tubuhnya dipotong-potong dan dipindahkan. Jenazahnya belum ditemukan.

Tersangka sudah ada dalam daftar sanksi Inggris dan AS

Polisi yang melakukan penangkapan Selasa bertindak berdasarkan surat perintah penangkapan 2019 yang dikeluarkan oleh Turki, menurut sumber polisi.

Al-Otaibi—yang disebutkan dalam daftar sanksi Inggris dan AS karena terlibat dalam pembunuhan Khashoggi—juga ada dalam daftar buronan Prancis.

Sumber polisi mengatakan dia ditahan di fasilitas penahanan polisi perbatasan di bandara Charles de Gaulle, dekat Paris, dan akan dibawa ke pengadilan di pusat kota pada Rabu pagi untuk sidang ekstradisinya ke Turki.

Tunangan Khashoggi, Hatice Hengiz, mentweet bahwa dia menyambut baik penangkapan tersangka pembunuh.

Sebuah laporan oleh Kantor Penerapan Sanksi Keuangan Inggris mengatakan Al-Otaibi, yang disebut juga dengan Altaibi, “terlibat dalam pembunuhan tidak sah Jamal Khashoggi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, sebagai bagian dari tim 15 orang yang dikirim ke Turki. oleh otoritas Saudi.”

Al-Otaibi, lahir pada tahun 1988, “terlibat dalam penyembunyian bukti di kediaman Konsul Jenderal Saudi setelah pembunuhan itu,” kata laporan itu. Sebuah laporan Departemen Keuangan AS mengatakan, “Para pejabat Saudi yang kami beri sanksi terlibat dalam pembunuhan keji Jamal Khashoggi.”

Dalam laporannya tahun 2019 untuk PBB, mantan penyelidik PBB Agnes Callamard menyebut Al-Otaibi sebagai bagian dari tim Saudi yang membunuh Khashoggi dan memotong-motong tubuhnya sebelum terbang kembali ke Arab Saudi.

Callamard, sekarang kepala kelompok hak asasi Amnesty International, mengatakan konfirmasi lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan bahwa pria yang ditahan di Prancis adalah orang yang sama yang dia identifikasi dalam laporannya.

Sebuah laporan intelijen AS yang dirilis pada Maret mengatakan Pangeran Mohammed telah menyetujui operasi untuk membunuh atau menangkap Khashoggi. Pemerintah Saudi telah membantah keterlibatan putra mahkota dan menolak temuan laporan tersebut.

LIHAT | Tersangka pembunuhan Jamal Khahoggi ditahan di Prancis, kata sumber:

Salah satu tersangka pembunuh Jamal Khashoggi ditahan di Prancis, kata sumber

Sumber-sumber polisi mengatakan seorang pria yang diduga termasuk di antara pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi telah ditangkap di Paris, tetapi Riyadh mengatakan penangkapan itu adalah kasus kesalahan identitas karena pembunuh Khashoggi berada di penjara di Arab Saudi. 2:06

Belum ada ekstradisi

Prancis adalah salah satu pemasok senjata utama Arab Saudi, tetapi menghadapi tekanan untuk meninjau kembali penjualannya karena koalisi pimpinan Saudi memerangi pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman, yang sekarang menjadi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Macron pekan lalu menolak tuduhan bahwa dia melegitimasi putra mahkota, dengan mengatakan banyak krisis di kawasan itu tidak dapat ditangani dengan mengabaikan Arab Saudi.

Dalam foto yang dirilis oleh Istana Kerajaan Saudi ini, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, kiri, menyapa Presiden Prancis Emmanuel Macron di Jeddah, Arab Saudi, pada Sabtu. (Bandar Alkaloud/Istana Kerajaan Saudi/The Associated Press)

Tidak jelas bagaimana atau kapan Al-Otaibi tiba di Prancis.

Kementerian Dalam Negeri Prancis dan Kedutaan Besar Saudi di Paris menolak berkomentar. Kantor media pemerintah Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar.


Posted By : pengeluaran hk