Top Stories

Kanada mengumumkan pinjaman $250 juta ke Ukraina, babak baru sanksi terhadap Rusia

Kanada telah meluncurkan babak baru sanksi yang menargetkan Rusia atas invasinya ke Ukraina, bersama dengan pinjaman baru sebesar $250 juta untuk membantu pemerintah Ukraina terus berfungsi.

Berbicara melalui telepon pada hari Jumat setelah bertemu dengan para menteri keuangan G7 di Bonn, Jerman, Menteri Keuangan Chrystia Freeland mengatakan bahwa dana tambahan tersebut membawa komitmen keuangan Kanada ke Ukraina menjadi $ 1,87 miliar pada tahun 2022.

Freeland mengatakan negara-negara G7 tegas dalam dukungan berkelanjutan mereka untuk Ukraina dan telah menyatakan minatnya pada undang-undang yang sedang dipertimbangkan Parlemen yang akan memungkinkan Kanada melampaui pembekuan aset Rusia.

Freeland mengatakan undang-undang – yang terkandung dalam undang-undang implementasi anggaran yang saat ini sedang berjalan melalui komite – akan memungkinkan Kanada untuk menyita aset Rusia dan menggunakannya untuk membantu Ukraina.

“Kebutuhan keuangan Ukraina sangat besar dan kebutuhan untuk pembangunan kembali sangat besar dan sangat tepat bagi agresor untuk membantu membayar pembangunan kembali itu,” kata Freeland. “Kanada memiliki kesempatan di sini untuk memimpin dengan memberi contoh dan menunjukkan apa yang bisa dilakukan.”

Menteri keuangan mengatakan dia juga berbicara dengan menteri keuangan G7 tentang jalan lain yang dapat diambil untuk menyita aset Rusia dengan cepat “karena Ukraina membutuhkan mereka, Ukraina membutuhkan uang.”

G7 secara kolektif telah memberikan $19,8 miliar bantuan keuangan langsung ke Ukraina sejak invasi dimulai, kata Freeland.

Lebih banyak orang Rusia yang terkena sanksi

Pemerintah federal juga mengumumkan babak baru sanksi hari ini yang menargetkan 14 warga Rusia, termasuk oligarki, anggota keluarga mereka dan rekan lain dari rezim Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Orang-orang ini secara langsung memungkinkan perang tidak masuk akal Vladimir Putin di Ukraina dan memikul tanggung jawab atas rasa sakit dan penderitaan rakyat Ukraina,” bunyi pernyataan dari Urusan Global Kanada.

Sanksi baru tersebut membuat jumlah individu dan entitas yang telah dikenai sanksi sejak Rusia pertama kali menginvasi dan mencaplok Krimea pada tahun 2014 menjadi 1.450. Lebih dari 1.000 individu dan entitas itu dikenai sanksi setelah invasi skala penuh ke negara itu awal tahun ini.

Pemerintah federal juga mengumumkan larangan ekspor beberapa barang mewah ke Rusia dan impor barang serupa dari Rusia. Barang-barang Rusia yang dilarang termasuk “minuman beralkohol, makanan laut, ikan, dan berlian non-industri,” menurut sebuah pernyataan pemerintah.

Larangan itu juga mempengaruhi barang-barang seperti alkohol, tembakau, tekstil, pakaian olahraga, pakaian mewah, seni dan perhiasan. Pemerintah mengatakan bahwa nilai perdagangan barang-barang ini dengan Rusia lebih dari $75 juta pada tahun 2021.

“Kanada, bersama dengan sekutu kami, akan tanpa henti dalam upaya kami untuk mempertahankan tekanan pada rezim Rusia sampai tidak lagi mampu berperang,” kata Menteri Luar Negeri Mélanie Joly dalam sebuah pernyataan media.

Posted By : togel hongkonģ malam ini