David Gilmour dan Polly Samson Slam “Antisemitik” Roger Waters

David Gilmour dan Polly Samson Slam “Antisemitik” Roger Waters

Nah, David Gilmour dan Roger Waters masih saling membenci. Istri Gilmour, penulis Polly Samson, turun ke Twitter untuk mencela Waters sebagai “pembela Putin yang misoginis dan antisemit” (di antara beberapa hal lainnya), dan Gilmour membagikan klaim tersebut sebagai “terbukti benar”.

“Sayangnya @rogerwaters Anda antisemit terhadap inti busuk Anda,” tweet Samson. “Juga seorang apologis Putin dan pembohong, pencuri, munafik, penghindar pajak, sinkronisasi bibir, misoginis, sakit hati, megalomaniak. Cukup omong kosongmu.” Segera setelah itu, Gilmore mengutip tweet istrinya, menambahkan, “Setiap kata terbukti benar.”

Waters telah lama blak-blakan dalam keyakinannya seputar konflik Rusia-Ukraina, bahkan menyebut Presiden Joe Biden sebagai “penjahat perang” dengan memasok senjata ke Ukraina dan, dalam pikirannya, “memicu” perangnya dengan Rusia. Dia memperluas keyakinan itu dalam sebuah wawancara baru-baru ini, mundur dari pernyataan sebelumnya yang menyebut Putin sebagai “gangster” dan malah mengatakan dia lebih terbuka untuk mendengarkan apa yang dikatakan presiden Rusia.

Di tempat lain dalam wawancara tersebut, Waters membela boikotnya yang sudah berlangsung lama terhadap Israel, dengan hanya menyatakan, “Orang Israel melakukan genosida.”

“Menurut pendapat saya, Israel berhak untuk hidup selama itu adalah demokrasi sejati, selama tidak ada kelompok, agama atau etnis, yang menikmati hak asasi manusia lebih dari yang lain,” tambah Waters kemudian. “Tapi sayangnya itulah yang terjadi di Israel dan Palestina. Pemerintah mengatakan bahwa hanya orang Yahudi yang boleh menikmati hak-hak tertentu. Jadi tidak bisa disebut demokratis.”

Mengikuti postingan Samson, Waters menanggapi dengan pesannya sendiri, mengatakan bahwa dia mengetahui “komentar yang menghasut dan sangat tidak akurat yang dibuat tentang dia” yang dia “bantah sepenuhnya”. “Dia saat ini mengambil nasihat untuk posisinya,” bunyi pernyataan itu.

Baca wawancara lengkap Waters di sini, dan lihat pernyataan Samson dan Gilmour di bawah. Sebagai band, Pink Floyd sebelumnya menarik musik mereka dari layanan streaming di Rusia dan Belarus sebagai bentuk solidaritas terhadap Ukraina. Gilmour dan Nick Mason juga merilis lagu Pink Floyd pertama mereka dalam 28 tahun, “Hey, Hey Rise Up!”, untuk membantu Dana Kemanusiaan Ukraina.

toto sgp 2020 merupakan keliru satu tabel keluaran yang paling populer. Data keluaran sgp diperbarui secara real time supaya para bettor togel sgp bisa beroleh informasi terkini mengenai keluaran sgp. Selain itu, paito toto sgp ini terhitung memudahkan para bettor togel sgp untuk membaca keluaran sgp secara langsung.